Statistik Grand Prix Italia di Monza

Jakarta (ANTARA) – Formula 1 akan tiba di arena balapan kecepatan tinggi Autodromo Nazionale Monza, yang menjadi tuan rumah seri ke-16 dari kalender musim 2022, Grand Prix Italia akhir pekan ini.

Beberapa hari setelah GP Belanda yang menyajikan tontonan menarik, F1 akan menggelar balapan di Monza untuk ke-72 kalinya dalam sejarah di saat sirkuit yang dijuluki “Temple of Speed” itu merayakan hari jadinya yang ke-100.

Akhir pekan ini juga merupakan Grand Prix Italia ke-73 dalam sejarah, setelah pada 1980 balapan dipindah ke Imola, demikian catatan laman resmi FIA.

Pada 1922, Monza dibuka dengan gelaran Grand Prix Italia pra-F1, dan meskipun telah beberapa kali mengalami modifikasi sejak itu, sirkuit tersebut masih mampu menyajikan balapan berkecepatan tinggi yang menegangkan.

Baca juga: Juara di GP Belanda, Max Verstappen kian melaju

Beberapa sirkuit di kalender menekankan kecepatan murni mobil, dan Monza seringkali menyaksikan kecepatan tertinggi yang dicapai pebalap setiap musimnya karena memiliki sejumlah lintasan lurus dan tikungan ikonis seperti Parabolica.

Menuju Monza setelah meraih kemenangan di kampung halamannya pada pekan lalu, pebalap Red Bull Max Verstappen mengoleksi 310 poin, memegang kendali puncak klasemen dengan margin 109 poin dari pebalap Ferrari Charles Leclerc, yang merebut tempat kedua dari Sergio Perez berkat jumlah kemenangan yang lebih banyak dari pebalap Red Bull itu.

Sedangkan di perebutan gelar konstruktor, Red Bull memiliki 511 poin, 135 poin di atas Ferrari.

Baca juga: Verstappen geram dengan ulah suporter lempar flare: Jangan bodoh!

Baca juga: Ferrari finis 1-2 di FP2 GP Belanda

Sirkuit Monza

Panjang lintasan: 5,739km

Rekor lap: 1:21.046 (Rubens Barrichello, Ferrari, 2004)

Jarak total balapan: 306,720km atau 53 putaran

Juara 2021: Daniel Ricciardo (McLaren)

Podium 2021: P1 Daniel Ricciardo (McLaren), P2 Lando Norris (McLaren), P3 Valtteri Bottas (McLaren)

Lap tercepat 2021: Daniel Ricciardo (McLaren) 1:24,812

Pole position 2021: Valtteri Bottas (Mercedes) 1;19,555

Pole sprint race: Max Verstappen (Red Bull)

Lewis Hamilton dan Michael Schumacher menjadi pebalap tersukses di Monza, masing-masing mengantongi lima kemenangan di sana.

Hamilton menang untuk McLaren pada 2012 dan Mercedes pada 2014, 2015, 2017, dan 2018. Sedangkan seluruh kemenangan Schumacher diraih dengan Ferrari pada 1996, 1998, 2000, 2003, dan 2006.

Selain Hamilton, terdapat pemenang di Monza yang saat ini berada di grid F1 musim ini. Mereka adalah Sebastian Vettel, yang meraih kemenangan perdana dalam kariernya di sini bersama Scuderia Torro Rosso pada 2008, dan menambah dua kemenangan lagi ketika membela tim Red Bull pada 2011 dan 2013. Fernando Alonso juga menang di Monza pada 2007 untuk McLaren dan 2010 bersama Ferrari.

Sedangkan Charles Leclerc membuat Ferrari berselebrasi di Monza pada 2019. Pierre Gasly mencetak kemenangan pertama dalam karier di Monza 2020 untuk AlphaTauri, dan balapan tahun lalu dimenangi Daniel Ricciardo dari McLaren.

Ferrari menjadi tim tersukses di GP Italia dengan mengantongi 19 kemenangan, yang pertama dipersembahkan oleh Alberto Ascari pada 1951 dan yang terkini ditorehkan oleh Leclerc.

Hamilton memegang rekor tujuh pole position di GP Italia yaitu pada 1009, 2012, 2014, 2017 dan 2020.

Dari 22 balapan yang memakai layout Monza saat ini sejak 2000, sebanyak 15 balapan dimenangi pebalap yang start dari pole position, dan tiga kali oleh pebalap yang start dari P2.

Alonso pada akhir pekan ini akan menyamai rekor Kimi Raikkonen yang memegang jumlah start terbanyak dalam karier yaitu 349 kali.

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022