Perubahan jadwal pencak silat pengaruhi potensi emas pertama Indonesia

Jakarta (ANTARA) –

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam Ferry Kono memprediksi potensi medali emas perdana Indonesia dimulai besok, Rabu (11/5) menyusul adanya perubahan jadwal pertandingan cabang olahraga pencak silat.

 

 

“Hari Ini nomor seni seperti ganda putra, regu putri, dan regu putra mulai bertanding. Semula VIESGOC mengagendakan babak eliminasi pagi hari, semifinal sore, dan final pada malam hari. Namun, jadwal tersebut diputuskan berubah, sehingga final seni baru berlangsung 11 Mei. Perubahan ini berdampak kepada potensi emas pertama Indonesia yang baru dimulai besok,” kata Ferry, dalam keterangan tertulis, Selasa.

 

Hari Ini atlet pencak silat Indonesia turun pada enam nomor seni. Mereka adalah Puspa Arum Sari di nomor tunggal putri, Asep Yuldan Sani (tunggal putra), Riska Hermawan/Ririn Rinasih (ganda putri), Dede Setiadi/Haidir Agung Faletehan (ganda putra), Eny Tri Susilowati/Riana Oktavia/Riva Hijriah (regu putri), serta Anggi Faisal Mubarok/Asep Yuldan Sani/Nunu Nugraha (regu putra). Khusus nomor regu putra langsung melaju ke semifinal karena mendapat bye di babak eliminasi.

 

Selain pencak silat, cabang olahraga lain yang bertanding hari ini adalah catur, rowing, kickboxing, dan Timnas Sepak Bola U-23 Indonesia yang bertemu dengan Timor Leste pada pertandingan kedua penyisihan Grup A di Stadion VietTri, Phu Tho.

 

“Kami harap semua atlet yang bertanding hari ini dapat meraih hasil maksimal,” kata Ferry.

 

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2022