Perburuan dua podium nomor PUBG Mobile tim dimulai hari ini

Hanoi (ANTARA) – Perburuan podium bagi tim nasional (timnas) esport Indonesia, khususnya nomor PUBG Mobile pada SEA Games Vietnam di National Convention Center, Hanoi, Rabu.

Harus puas membawa pulang perak pada nomor PUBG Mobile perorangan atau solo, tim PUBG Mobile bertekad untuk memborong emas dan perak sekaligus pada nomor skuad atau tim, seperti yang dilakukan tim Free Fire Indonesia.

Pelatih tim PUBG Mobile, Jeffry, ketika ditemui ANTARA, Selasa malam, optimistis anak asuhannya, yang telah memiliki latar belakang bermain di kejuaraan dunia, dapat meraih emas dan perak sekaligus.

“Kita pasti akan latihan lebih keras dan akan susun strategi lebih lanjut supaya kita bisa mengalahkan tim-tim dari luar,” ujar Jeffry, yang mengantisipasi tim Thailand dan Vietnam.

Baca juga: Tim Free Fire Indonesia sumbang emas dan perak di SEA Games Vietnam

Baca juga: Alan berjuang atasi faktor nonteknis untuk sabet perak PUBGM solo

Hal senada disampaikan sang peraih perak PUBG Mobile nomor solo Alan Raynold Kumaseh, bertekad untuk membalaskan dendamnya gagal meraih emas.

“Pasti kita optimis untuk mendapatkan medali emas, dengan adanya maping, dengan adanya kita tahu permainan tim lain. Yang pasti aku masih belum puas, ingin balas dendam di squad semoga bisa dapat mendali emas,” ucap Alan.

Tim PUBG Mobile menurunkan dua tim masing-masing berisikan lima atlet, yakni Jason, Sharfan Syahman Shodiq, Febrianto Genta Prakasa, Eskarachman Jayanto, Alan Raynold Kumaseh, Muhammad Rizqie Habibullah, Muhammad Albi, Genta Effendi, Made Bagus Prabaswara dan Nizar Lugatio Pratama.

Selain tim PUBG Mobile, para pemain Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB), Albert Neilsen Iskandar, Gilang, Calvin Winata, Nicky Fernando Pontonuwu, Calvin, Rivaldi Fatah dan Ihsan Besar Kusudana, juga akan mulai berjuang untuk mendapatkan medali hari ini.

Baca juga: Tim boling putra bertekad rebut emas team of four hari ini

Baca juga: Indonesia berburu empat emas dari kano/kayak

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2022