Pelatih Yordania teramat bahagia akhirnya bisa kalahkan Iran lagi

Sejak 2011 kami tidak pernah mengalahkan Iran di sebuah pertandingan, dan boleh jadi dalam 15 tahun terakhir ini kami cuma menang sekali itu

Jakarta (ANTARA) – Pelatih tim nasional bola basket Yordania Wesam Al-Sous mengaku teramat berbahagia karena negaranya bisa mengalahkan Iran lagi setelah lebih dari 10 tahun lamanya.

Yordania menjungkalkan Iran 91-76 dalam laga perempat final Piala FIBA Asia 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu.

Hasil itu begitu bersejarah sebab Yordania terakhir kali bisa melakukan hal serupa saat menyisihkan Iran pada perempat final Piala FIBA Asia 2011 di Wuhan, China.

Baca juga: Yordania buka rangkaian perempat final dengan jungkalkan Iran 91-76

“Pertama-tama selamat kepada Iran atas penampilan hebat tadi, tapi tentu saja ucapan selamat yang terbesar harus saya sampaikan kepada para pemain saya yang telah mengerahkan semua kemampuan, menerapkan strategi dengan baik sepanjang laga, dan ini sungguh perasaan yang luar biasa,” kata Al-Sous dalam jumpa pers selepas pertandingan.

“Sejak 2011 kami tidak pernah mengalahkan Iran di sebuah pertandingan, dan boleh jadi dalam 15 tahun terakhir ini kami cuma menang sekali itu. Jadi ini jelas hasil yang luar biasa untuk bola basket Yordania,” ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, Al-Sous juga menilai bahwa keberhasilan mencapai empat besar atau babak semifinal Piala FIBA Asia 2022 punya makna lebih bagi Yordania, sebab sejak lima tahun lalu turnamen itu turut melibatkan dua negara kuat asal Oseania yakni Australia dan Selandia Baru.

Salah satu pemain Yordania, Ahmad Al Dwairi, menilai hasil kali ini ditentukan karena ia dan rekan-rekannya jauh lebih menginginkan kemenangan di atas lapangan ketimbang Iran.

Baca juga: Pemain Iran diapresiasi walau tersisih di perempat final FIBA Asia

“Saya pikir hari ini kami lebih menginginkan kemenangan ini dibandingkan lawan. Karena ini sungguh berarti bagi saya, rekan-rekan, pelatih. Semua orang mempertaruhkan hati mereka di atas lapangan untuk terus bertarung hingga detik terakhir,” ujarnya.

Pada babak semifinal Yordania bakal menanti pemenang laga perempat final lain antara Lebanon kontra China.

Capaian terbaik Yordania pada Piala FIBA Asia adalah menjadi runner-up pada edisi 2011 ketika berakhir dikalahkan oleh tuan rumah China di partai final.

Baca juga: Yordania secara dramatis sisihkan Taiwan ke perempat final FIBA Asia

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022