Padepokan Silat Gunung Talang segera direvitalisasi

Semarang (ANTARA) – Padepokan Silat Gunung Talang Semarang yang pernah masyhur sebagai pusat perkembangan dan berkumpulnya seluruh perguruan silat di Kota Atlas segera direvitalisasi pada tahun ini.

“Pembangunan padepokan ini diharapkan bisa memberikan semangat baru bagi pengurus dan atlet agar lebih berprestasi lagi,” kata Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin di Semarang, Sabtu.

Hal tersebut disampaikannya di sela pembukaan “Semarang Pencak Silat Open Championship 2022”, kejuaraan tingkat nasional yang berlangsung di GOR Prof Sudarto SH, Universitas Semarang, 9-11 September 2022.

Padepokan Silat Gunung Talang yang terletak di bukit Gunung Talang, Kelurahan Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, adalah basecamp atlet dan seluruh perguruan pencak silat di Kota Semarang pada tahun 1990-an.

Namun, selama 15 tahun terakhir ini padepokan tersebut tak lagi ada aktivitas dan akhirnya terlantar, sementara beberapa bagian bangunannya juga rusak karena tidak dirawat.

“Akhir 2022 ini, (revitalisasi) padepokan sudah selesai dan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) bisa memanfaatkan dengan segala aktivitasnya,” kata Iswar.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Semarang Joko Santoso berharap padepokan tersebut bisa kembali berfungsi sebagai tempat untuk latih tanding antarperguruan silat di wilayah tersebut.

“Kami sudah kooordinasi dengan pihak KONI dan Dinas Tata Ruang selaku pelaksana kegiatan. IPSI hanya sebagai inisiator awal kegiatan di Gunung Talang,” katanya.

Joko yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Semarang itu mengatakan nantinya tidak hanya cabang olahraga pencak silat yang bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Tapi juga semua olahraga bela diri boleh menggunakan (fasilitas) di Gunung Talang. Silat sebagai inisiator pembangunan dan untuk merawat fasilitas yang sebelumnya ada,” kata Joko.

Joko menyebutkan bahwa revitalisasi Padepokan Gunung Talang dianggarkan sebesar Rp6,9 miliar dan ditargetkan rampung pada tahun ini.

“Sudah dianggarkan di tahun ini, sudah proses lelang. Mungkin 1-2 minggu ini ada pemenang lelang dan segera dilaksanakan. Jadi, tidak nyampe di tahun berikutnya. Cukup tahun 2022 ini selesai,” katanya.

Semarang Pencak Silat Open Championship 2022 diikuti sebanyak 1.371 pesilat dari berbagai daerah yang terbagi dalam kelompok usia dini (SD), pra-remaja (SMP), remaja (SMA), dan dewasa (mahasiswa dan umum).

Baca juga: 1.371 pesilat berlaga di Semarang Pencak Silat Open Championship

Baca juga: Dubes RI: Pencak silat alat promosi seni budaya Indonesia di Jepang

Baca juga: Pencak silat Indonesia juara umum kejuaraan dunia di Malaysia

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022