Milak pecahkan rekor gaya kupu-kupu, AS raih dua emas

Jakarta (ANTARA) – Atlet renang tuan rumah Kristof Milak memecahkan rekor dunia yang ia pegang sebelumnya untuk memenangi nomor 200m gaya kupu-kupu putra dengan catatan 1:50,34 di Kejuaraan Dunia FINA di Budapest, Hungaria, Selasa, sedangkan Amerika Serikat mengklaim dua medali emas.

Juara Olimpiade Milak mengalahkan rekor yang ia torehkan pada kejuaraan dunia 2019 di Gwangju dengan 0,39 detik lebih cepat dan ia finis 3,03 detik di depan perenang Prancis Leon Marchand yang berhak atas medali perak.

Bobby Finke dari Amerika Serikat memenangi gaya bebas putra 800m lewat serangan larutnya untuk finis di depan wakil Jerman Florian Wellbrock dan perenang Ukraina Mykhalio Romanchuk, demikian Reuters.

Kemenangan bagi Finke itu menjadi dorongan tim AS setelah juara 100m gaya bebas Olimpiade dan juara dunia bertahan Caeleb Dressel mundur di semifinal kejuaraan tersebut karena alasan medis.

Finke, yang berada di posisi keempat di sebagian besar lomba dan masih tertinggal dari tiga perenang di depannya setelah pembalikan terakhir, memperbaiki catatan pribadinya menjadi &:39,36.

Baca juga: Ledecky kuasai gaya bebas 1.500 meter untuk emas kedua Kejuaraan Dunia

Seperti yang ia lakukan di Tokyo, Finke mengatur lomba dengan sempurna, mengerahkan kekuatannya di 50m terakhir, dalam 25,93 detik untuk menyalip rival-rivalnya yang dari Eropa.

“Saya tahu bahwa saya harus mengikuti mereka dan melakukan apa keahlian saya, penyelesaian. Saya tahu jarak 50m akan berat tapi itu sepadan,” kata Finke.

Rekan senegaranya Nic Fink mempersembahkan kemenangan kedua untuk AS setelah memenangi 50m gaya dada putra dengan catatan 26,45 detik, atau 0,3 detik di depan wakil Italia Nicolo Martinenghi, sedangkan atlet lain dari AS Michael Andrew membawa pulang perunggu.

Mundurnya Dressel berarti dia akan melewatkan pertarungan besar melawan perenang muda berbakat Rumania David Popovici, yang memenangi 200m gaya bebas pada Senin.

Yang Junxuan meraih emas 200m gaya bebas putri untuk China dengan catatan 1:54,92 mengalahkan perenang 18 tahun berbakat asal Australia Mollie O’Callaghan, yang berhak atas perak 0,3 detik berselang.

China meraih medali kedua lewat Muhan Tang yang membawa pulang perunggu setelah mengalahkan Freya Anderson asal Inggris.

Baca juga: FINA skors Rylov karena ikut unjuk rasa dukung serangan ke Ukraina

Baca juga: Pejabat FINA berharap cabang lain ikuti keputusan soal transgender

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022