Menpora harapkan WSL momen bangkitnya sport tourism dan sport industry

Semoga ke depan akan semakin baik dan paket-paket sport tourism itu akan semakin banyak diadakan dengan kemasan yang lebih baik dan lebih menarik wisatawan asing

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali resmi membuka World Surfing League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, Jumat dan kegiatan itu diharapkan menjadi momen bangkitnya sport tourism dan sport industry di Indonesia.

“Atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang gigih menyelenggarakan WSL Championship Tour 2022. Ini menjadi satu kebanggaan,” kata Menpora Amali dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta.

Menurut Menpora Amali, saat ini pihaknya sedang menggalakkan sport tourism dan sport industry sebagai pengembangan industri Tanah Air. Hal tersebut sebagai bentuk pelaksanaan arahan dari Presiden Joko Widodo untuk menarik sebanyak mungkin kegiatan olahraga internasional dapat diselenggarakan di Indonesia.

Baca juga: Dibuka hari ini, WSL G-Land bawa sejumlah keunikan ke peselancar dunia

“Arahan Bapak Presiden kepada saya untuk menarik sebanyak mungkin event dunia dapat dilaksanakan di Indonesia. Saat ini sudah ada WSL, World Beach Games, FIBA World Cup, FIFA World Cup U-20 dan banyak masih banyak lagi,” kata Menpora Amali menambahkan.

Pria asal Gorontalo itu berharap untuk kedepannya semakin banyak paket-paket sport tourism yang dikemas dengan menarik agar menarik wisatawan dari berbagai negara berkunjung ke Indonesia.

“Saya akui kita belum mengandalkan sport tourism. Beda dengan Thailand. Di sana jika ada yang akan main golf mereka sudah sediakan satu paket. Sudah banyak biro perjalanan yang membuat, tapi di kita masih kurang,” katanya menerangkan.

Baca juga: PLN siagakan 214 personel jaga listrik saat Liga Selancar Dunia 2022

“Semoga ke depan akan semakin baik dan paket-paket sport tourism itu akan semakin banyak diadakan dengan kemasan yang lebih baik dan lebih menarik wisatawan asing,” harap Menpora Amali.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap G-Land dan beberapa tempat eksostis di Banyuwangi dapat dijaga bersama-sama sebagai aset berharga pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Inilah aset dari Banyuwangi yang perlu kita jaga bersama. Dengan kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagus untuk memulihkan perekonomian di berbagai sektor,” katanya.

Baca juga: Menpora harapkan prestasi Rio Waida berlanjut di WSL Banyuwangi

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022