Leo/Daniel tersingkir pada babak kedua Indonesia Open 2022

Jakarta (ANTARA) – Ganda putra tuan rumah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tersingkir pada babak kedua Super 1000 East Ventures Indonesia Open 2022.

Mereka kalah dari unggulan delapan asal Denmark Kim Astrup Sorensen/Anders Skaarup Rasmussen di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis, dengan skor 18-21, 21-16, 15-21.

Pada awal pertandingan, Leo/Daniel langsung tertinggal 0-3 dari lawan. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan dari 3-6 menjadi 7-6 usai meraih lima poin beruntun.

Baca juga: The Babies bangkit dari ketertinggalan di babak pertama Indonesia Open

Kedua pasangan saling kejar poin. Leo/Daniel berhasil menutup interval gim pertama dengan keunggulan 11-10.

Namun, setelah itu ganda putra muda Indonesia itu kehilangan momentum sehingga Astrup/Rasmussen mampu berbalik unggul 12-11.

Sejak itu, wakil Merah Putih selalu tertinggal hingga akhirnya kalah pada gim pertama 18-21.

Memasuki gim kedua, permainan Leo/Daniel membaik. Sejak awal mereka berhasil unggul hingga menyamakan kedudukan setelah menang 21-16.

Baca juga: Pram/Yere tak ingin takabur usai kalahkan peraih emas Olimpiade

Pada gim penentu, kedua pasangan tampil lebih ngotot. Namun Leo/Daniel beberapa kali kecolongan poin. Bahkan mereka selalu tertinggal hingga akhirnya kalah pada gim ketiga dengan skor 15-21.

Hasil ini membuat Leo/Daniel kalah untuk kali kedua dalam tiga pertemuan dengan Kim Astrup/Rasmussen.

Sebelumnya, pasangan Indonesia mengalahkan wakil Denmark tersebut saat berhadapan di Thailand Open 2021 dengan skor 17-21, 21-15, 21-19.

Adapun bagi Kim Astrup/Rasmussen pada perempat final Indonesia Open 2022 akan berhadapan dengan pemenang antara wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi asal Malaysia yang hingga berita ini diturunkan masih saling berhadapan.

Baca juga: Anthony Ginting ke perempat final Indonesia Open 2022

Baca juga: Pramudya/Yeremia revans dari Lee/Wang di 16 besar Indonesia Open

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022