Konsistensi duo Red Bull perbesar peluang pertahankan gelar

Jakarta (ANTARA) – Duo pebalap Red Bull Racing kembali naik podium Formula 1 di Sirkuit Monako, Minggu, dan hasil tersebut memperbesar peluang mempertahankan gelar juara dunia kategori pebalap dan konstruktor.

Sergio Perez menaiki podium tertinggi disusul pebalap Scuderia Ferrari Charles Leclerc yang finis kedua, sedangkan juara bertahan Max Verstappen finis posisi ketiga.

“Melanjutkan podium ganda kali ini tentulah tidak mudah. Apalagi balapan terguyur hujan. Beruntung pebalap berhasil menerapkan strategi. Selamat atas kemenangan Perez dan kebesaran hati Vestappen yang bisa tetap fokus mempertahankan dan semakin unggul dalam titel juara dunia” kata Sri Adinegara, direktur pengembangan pasar PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) yang menjadi salah satu sponsor, dalam keterangan resminya.

Dengan kembali menaiki podium, Max Verstappen kokoh di puncak klasemen dengan 125 poin yang disusul Charles Leclerc dengan 116 poin dan posisi tiga Sergio Perez dengan 110 poin. Untuk konstruktor, Red Bull mengumpulkan 195 poin, sedangkan Ferrari 169 poin.

GP Monako menjadi milik Sergio Perez yang merupakan hasil manis dari strategi tim, apalagi balapan sempat diguyur hujan sehingga mempengaruhi kemampuan pebalap termasuk dalam menaklukkan sirkuit jalanan itu.

Baca juga: Perez menangi drama balapan basah di Monako

“Merupakan impian yang menjadi kenyataan bagi semua pembalap di dunia bisa mengamankan podium di GP Monako, hal ini membuat saya begitu senang,” kata Perez.

Pebalap yang akrab dipanggil Checo ini menyebut mobil RB18 sangat kencang sepanjang pekan latihan.

“Balapan yang luar biasa, senang dengan kinerja seluruh tim dan berharap negara saya ikut bangga juga. Jarang bisa menang berkali-kali di Monako sepanjang karir, jadi kemenangan kali ini sangat spesial,” kata pebalap dengan nomor start 11 itu.

Kemenangan perdana Checo pada musim 2022 diapresiasi juara dunia Formula 1 2021 yang juga rekan satu timnya, Max Verstappen, yang menilai balapan Monako sulit dan membutuhkan strategi yang tepat.

“Sebagai tim, kami melakukan tugas luar biasa, bisa menerapkan strategi tepat. Tentu saja finis posisi tiga tidaklah ideal, tapi memang sulitnya mempertajam catatan waktu di kualifikasi membuat saya harus menerimanya,” kata Vestappen.

Baca juga: Leclerc klaim pole position GP Monako

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2022