Kemendikbudristek kembali gelar SangiRun Night Trail tahun 2022

Semoga ini event yang rutin dan manfaatnya bisa didapatkan masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendidik, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan kembali menggelar acara “SangiRun Night Trail Run 2022 Survive & Sparkling” di Situs Manusia Purba Sangiran, Sragen, Jawa Tengah pada 17 September 2022.

Direktur Jendral Kemendikbudristek Hilmar Farid mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan lomba lari “SangiRun” 2022 ini adalah memperkuat ekosistem pengelolaan situs warisan budaya dan mendekatkannya kepada masyarakat.

“Niat awal adalah mendekatkan warisan budaya kita kepada masyarakat dan juga aktifitas masyarakat masa kini karena ini satu situs prasejarah yang dari segi substansi jauh dari pengalaman kita dari ratusan ribu tahun lalu,” kata Hilmar dalam konfrensi pers SangiRun Night Trail 2022 di Jakarta, Rabu.

“Ini bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi bertujuan memperkuat ekosistem pengelolaan situs warisan budaya dunia,” ujar.

Menurutnya, substansi antara situs tersebut dengan lomba lari sangat relevan karena kemampuan tubuh manusia adalah berevolusi dan beradaptasi sehingga bisa mengelola alam.

Lebih lanjut, Hilmar mengatakan bahwa kegiatan ini akan diwarnai dengan adanya Pameran Purba dalam rangkaian SangiRun 2022. Dia mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Museum Geologi Bandung.

“Untuk pameran kita juga bekerja sama dengan museum geologi Bandung dan maksudnya untuk mengangkat kehidupan purba di masa lalu jutaan tahun lalu,” kata Hilmar.

Dia mengatakan, pameran tersebut untuk memperlihatkan bahwa Indonesia merupakan salah satu tempat dengan situs prasejarah paling banyak di dunia. Pameran ini sekaligus akan mengidentifikasi situs prasejarah di daerah lain yang perlu dikonsolidasi.

“Pameran ini bisa mengangkat sebagian temuan-temuan ini ke dalam satu pameran sehingga masyarakat lebih kenal dengan warisan-warisan budaya yang kita miliki,” tandasnya.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan siap mendukung kegiatan tersebut dan bahkan akan memberikan beberapa kegiatan tambahan.

Pihaknya menyiapkan pasar budaya “Sangiran Fair 2022” yang akan diikuti 20 UMKM dan disertai panggung seni budaya dari SMP, SMK serta sanggar seni sekitar lokasi event.

Dia juga mengungkapkan akan ada pelatihan UMKM bagi warga sekitar agar bisa menerima manfaat dari program tersebut.

“Kami dari kabupaten Sragen sangat mendukung (kegiatan ini) dan kami menyadari tanpa adanya kerja sama yang baik tentu tidak akan berhasil sama-sama,” terangnya.

Kusdinar juga berharap kegiatan “SangiRun” bisa menjadi event tahunan Kabupaten Sragen. “Semoga ini event yang rutin dan manfaatnya bisa didapatkan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Panitia SangiRun Night Trail 2022 Andre Donas mengatakan bahwa peserta untuk jarak lari 25 Km dibatasi hanya untuk 250 peserta. Ada dua kategori yang disediakan yaitu untuk jarak lari 25 Km dan 4 KM.

Pendaftaran dibuka sejak 8 Agustus 2022 melalui laman www.sangirun.com.

Baca juga: Indonesia International Marathon diharapkan jadi ajang pemecahan rekor

Baca juga: Borobudur Marathon siap kerja sama dengan Berlin Marathon

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022