Jabeur kemas gelar WTA 1000 pertama di Madrid Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Tunisia Ons Jabeur memastikan gelar WTA 1000 pertamanya setelah mengalahkan petenis Amerika Jessica Pegula 7-5 0-6 6-2 dalam final Madrid Open, Sabtu waktu setempat.

Jabeur tampil gemilang di turnamen lapangan tanah liat tersebut, dan petenis berusia 27 tahun itu menunjukkan penampilan yang gigih melawan Pegula untuk mengakhiri perjalanannya di ibu kota Spanyol dengan catatan sempurna.

“Sejujurnya saya masih tidak percaya. Saya mengalami roller coaster emosi selama beberapa hari terakhir, tepat setelah semifinal. Saya benar-benar stres mencoba bernafas,” kata Jabeur, dikutip dari AFP.

“Saya benar-benar tidak ingin kecewa lagi. Saya pikir hati saya akan keluar dari dada saya hari ini. Saya sangat senang dan berusaha untuk menyadari bahwa saya benar-benar menang hari ini.”

Jabeur memiliki awal yang lambat, tertinggal 1-4 di set pembuka, tetapi memanfaatkan beberapa kesalahan baseline dari Pegula untuk menjadikannya 4-4.

Petenis Arab pertama yang menembus 10 besar peringkat dunia, Jabeur, menunjukkan bakat dan semangat juang saat dia menyelamatkan satu set poin di 4-5 sebelum menutup set dengan servisnya.

Namun, petenis Tunisia itu kehilangan cengkeramannya pada set kedua di mana Pegula bangkit dengan luar biasa dan tak terbendung.

Di set penentuan, petenis peringkat 10 dunia Jabeur berada dalam performa terbaiknya. Dia berjuang melalui permainan deuce yang panjang dan mematahkan peluang pertamanya untuk mendapatkan keunggulan double-break dan kesempatan untuk meraih kemenangan.

Jabeur berlutut setelah menyelesaikan kemenangan terbesar dalam karirnya, menjadi petenis Afrika pertama yang memenangkan gelar WTA 1000.

Jabeur selanjutnya akan bermain di Roma, di mana dia menghadapi petenis Rumania Sorana Cirstea di babak pembukaan pada Selasa.

“Tentu saja semua pertandingan yang saya menangi di lapangan tanah liat akan memberi saya banyak kepercayaan diri. Saya hanya akan mencoba mengambil poin (peringkat) sebanyak mungkin di Roma. Saya tahu saya tidak bermain tahun lalu, jadi itu poin tambahan buat saya,” kata Jabeur.

“Ketika Anda percaya diri seperti itu dan Anda memenangi banyak pertandingan, saya pikir saya harus mengambil kesempatan ini untuk maju, seperti, benar-benar maju dan menang.”

Baca juga: Alcaraz kalahkan Djokovic untuk bertemu Zverev di final Madrid Open

Baca juga: Nadal tetap berfikir positif meski kalah dari Alcaraz

Baca juga: Jabeur singkirkan Halep dan melangkah ke semifinal Madrid Open

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2022