Indonesia raih satu perak di Kejuaraan Dunia Running Target 2022

Jakarta (ANTARA) – Indonesia membawa pulang satu medali perak yang diperoleh Nourma Try Indriani dalam Kejuaraan Dunia Running Target ISSF 2022 di Chateauroux, Prancis, 1-9 Agustus.

Nourma menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang mendulang medali setelah berada di posisi kedua nomor 10m running target mixed women individual. yang bergulir Selasa (9/8) waktu setempat.

Berdasarkan laman Federasi Olahraga Menembak Internasional (ISSF), Nourma pada babak final membukukan total skor 371.

Baca juga: Indonesia dapat medali di semua cabang olahraga ASEAN Para Games 2022

Dia berada di belakang petembak asal Ukraina Avramenko Galina yang pulang dengan emas setelah melesatkan bidikan di angka 372.

Adapun perunggu menjadi milik atlet menembak asal Armenia Grigoryan Arusyak dengan 367.

Secara keseluruhan, Indonesia menurunkan delapan petembak dalam World Championship Running Target 2022 di Prancis.

Selain Nourma, pada nomor putri ada Feny Bachtiar, Rica Nensi Perangin Angin, dan Nurul Sofiah. Sementara untuk putra yakni Muhammad Chuwaizam, Irandi Julio, Pahriz Nugra Pratama, dan Muhammad Sejahtera Dwi Putra.

Kejuaraan Dunia Running Target ISSF diikuti 55 atlet dari 14 negara. Mereka bersaing dalam 12 nomor running target yang dilombakan.

Dengan meraih satu medali perak, Indonesia menempati posisi ketujuh bersama Korea Selatan dalam klasemen akhir perolehan medali.

Sedangkan Ukraina menjadi peraih medali terbanyak dengan enam emas, lima perak, dan empat perunggu. Swedia di bawahnya dengan empat emas, dua perak, dua perunggu. Kemudian Kazakhstan di posisi ketiga dengan dua emas.

Finlandia di urutan keempat dengan satu emas, empat perak, tiga perunggu. Lalu Armenia di posisi kelima dengan satu emas tiga perunggu dan Hungaria di atas Indonesia setelah meraih satu perak, satu perunggu. Posisi kesembilan adalah Polandia dengan satu perunggu.

Baca juga: ANOC rilis empat cabang olahraga tambahan di World Beach Games 2023

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022