Ime Udoka terima kenyataan Celtics harus lalui jalan terjal

Jakarta (ANTARA) – Pelatih kepala Boston Celtics Ime Udoka menyatakan ia menerima kenyataan timnya harus melalui jalan terjal setelah menelan kekalahan 97-107 melawan Golden State Warriors dalam Gim 4 Final NBA di TD Garden, Jumat (10/6) waktu setempat.

Hal itu membuat Celtics gagal memanfaatkan keuntungan gim kandang dan membuang keunggulan yang sempat dimiliki dalam seri final yang kini berkedudukan imbang 2-2.

“Kami harus melakukannya lewat jalan yang terjal,” kata Udoka setelah pertandingan dikutip dari situs resmi NBA, Sabtu.

“Kami harus melakukannya lagi. Tentu ada kemungkinan kami mendapat jalan yang lebih mudah bila malam ini menang. Tapi sekarang keadaannya 2-2. Kami tahu bisa melakukannya, kami pernah melakukannya,” ujarnya menambahkan.

Ini memang bukan kali pertama Celtics mendapati diri mereka dalam kedudukan 2-2, mengingat di dua seri sebelumnya hal serupa juga terjadi setelah mulus melewati Brooklyn Nets 4-0 di putaran pertama playoff.

Di semifinal dan final Wilayah Timur, Celtics dipaksa bersusah payah menjalani pertarungan sengit tujuh gim demi melewati hadangan Milwaukee Bucks dan Miami Heat.

Bedanya, di dua seri tersebut, Celtics selalu lebih dulu tertinggal 1-2 setelah tiga gim pertama sebelum menyamakan kedudukan 2-2 dan terus berjibaku memenangi seri, sedangkan kali ini mereka membuang keunggulan 2-1 yang sempat dimiliki atas Warriors.

Di Gim 4 Celtics harus membayar mahal keputusan Udoka untuk tidak melakukan penjagaan ganda terhadap Stephen Curry dan bintang Warriors itu memborong 43 poin, termasuk di antaranya lewat tujuh tembakan tripoin.

Sebaliknya, penampil terbaik Celtics, Jayson Tatum, hanya berakhir dengan raihan 23 poin dan 11 rebound.

Udoka menilai penampilan Tatum sejauh ini kerap ditandai dengan upaya mendapatkan pelanggaran dari pemain Warriors ketimbang fokus berusaha mengkonversi poin dalam situasi sarat kontak fisik.

“Dalam beberapa situasi dia seperti mencari pelanggaran. Seharusnya ada keseimbangan antara tampil agresif dan mencari titik yang tepat untuk melakukan apa yang dilakukan di gim-gim sebelumnya, yakni mengirim bola keluar dan mendapatkan ruang tembak yang terbuka lebar,” kata Udoka dikutip dari ESPN.

“Rasanya itu tema yang sedang berlangsung. Dia berusaha mendekati ring, menjadi pencetak angka sekaligus pengatur permainan. Lawan melakukan rotasi yang baik. Sedangkan dia berburu pelanggaran alih-alih menyelesaikan peluang. Saya memperhatikan di beberapa pertandingan sejauh ini,” ujarnya menambahkan.

Celtics selanjutnya akan melawat ke markas Warriors di Chase Center untuk melakoni Gim 5 pada Senin (13/6) waktu setempat.

Baca juga: Statistik Gim 4 Final NBA: Akurasi tripoin Curry begitu mencolok

Baca juga: Curry borong 43 poin, Warriors rebut Gim 4 demi imbangi Celtics 2-2

Baca juga: Charlotte Hornets bajak asisten pelatih Warriors Kenny Atkinson

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2022