IBL pastikan terus pantau kesehatan pemain jelang playoff di Bandung

Bandung (ANTARA) – Liga Bola Basket Indonesia atau Indonesian Basketball League (IBL) memastikan terus memantau kondisi kesehatan para pemain menjelang babak playoff IBL yang akan digelar di Gor C’Tra Arena, Kota Bandung, Jawa Barat.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah memastikan saat ini para pemain dari delapan klub yang akan bertarung pada babak playoff itu kini dalam kondisi sehat. Dia berharap kondisi tersebut bakal terus konsisten hingga babak final meski pandemi COVID-19 kini belum sepenuhnya usai.

“Kita ingin hasil itu terus sampai dengan nanti di final. Mudah-mudahan tidak ada pembatalan seperti kemarin (babak series),” kata Junas di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Baca juga: IBL rilis harga tiket playoff di Bandung mulai dari Rp30.000

Adapun babak playoff hingga babak final itu bakal berlangsung selama 13-30 Agustus 2022. Tim yang akan tampil adalah Pelita Jaya Bakrie, Satria Muda Pertamina, Prawira Bandung, NSH Mountain Gold Timika, West Bandits Combiphar Solo, Dewa United Surabaya, Amartha Hangtuah, dan RANS PIK Basketball.

Untuk memastikan protokol kesehatan COVID-19 terhadap para pemain IBL itu, menurutnya ada dua hotel yang disiapkan untuk tempat para pemain selama mengarungi babak playoff.

“Itu kita lakukan karena sekarang sistemnya tidak full bubble satu hotel semua kita tutup. Ini agak lebih longgar,” katanya.

Adapun babak playoff bakal dibuka dengan laga Satria Muda Pertamina sebagai juara bertahan, menghadapi Amartha Hangtuah Jakarta pada Sabtu (13/8).

Sedangkan pimpinan klasemen reguler, Pelita Jaya Bakrie akan ditantang oleh tim pendatang baru yakni RANS PIK Basketball.

Lalu Prawira Bandung sebagai tuan rumah akan bertarung menghadapi Dewa United Surabaya. Kemudian NSH Mountain Gold Timika bakal bersaing dengan West Bandits Combiphar Solo.

Baca juga: Raffi Ahmad sebut Pelita Jaya lawan kuat RANS PIK di playoff IBL

Baca juga: Delapan tim bakal kembali bersaing pada playoff IBL 2022

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022