Ginting vs Loh Kean Yew awali persaingan Indonesia-Singapura di Thomas

Bangkok (ANTARA) – Pertandingan tunggal putra antara Anthony Sinisuka Ginting dan Loh Kean Yew akan menjadi laga partai pembuka dari persaingan Indonesia dan Singapura pada babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022 di Bangkok, Thailand, Minggu.

Berdasarkan catatan BWF, Loh mengantongi keunggulan 1-0 atas Ginting dalam catatan pertemuan keduanya, yang dibukukan dari ajang Indonesia Masters 2014.

Selain Ginting, berdasarkan susunan formasi yang telah dikeluarkan panitia, sektor tunggal putra Indonesia juga akan diisi oleh Jonatan Christie dan Shehar Hiren Rhustavito.

Baca juga: Hendra jaga kekompakan tim Thomas dengan makan dan jalan bareng

Sementara dua pemain tunggal lainnya yaitu Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio belum diturunkan pada pertandingan pembuka hari ini.

Sementara dari sektor ganda, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga masih berada di bangku cadangan dan kemungkinan baru turun main pada laga penyisihan selanjutnya.

Tanpa Minions dan The Daddies, timnas Indonesia di Piala Thomas mendaulat pasangan Fajar Afian/Muhammad Rian Ardianto dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri sebagai juru kemenangan pada sektor ganda.

Kehadiran ganda putra peringkat satu dunia juga tak lengkap, karena Kevin bertolak ke Bangkok tanpa Marcus Fernaldi Gideon yang masih menjalani pemulihan pasca operasi kaki.

Baca juga: Kevin tak ambil pusing dengan calon pasangannya di Piala Thomas

Berikut susunan formasi pemain tim Thomas Indonesia dan Singapura:

1. Tunggal Putra

Anthony Sinisuka Ginting vs Loh Kean Yew

2. Ganda putra

Fajar Afian/Muhammad Rian Ardianto vs Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean

3. Tunggal putra

Jonatan Christie vs Jia Heng Jason Teh

4. Ganda putra

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Danny Bawa Chrisnanta/Jun Liang Andy Kwek

5. Tunggal putra

Shehar Hiren Rhustavito vs Jia Wei Joel Koh

Baca juga: Herry IP paparkan kriteria turunkan Kevin di Piala Thomas 2022

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022