Dewi Citra dan Ervan puncaki klasemen catur klasik hingga babak kelima

Jakarta (ANTARA) – Dua pecatur Indonesia WIM Dewi Ardhiani Anastasia Citra dan IM Mohamad Ervan masih kokoh di puncak klasemen catur standar atau klasik SEA Games Hanoi, Vietnam, setelah babak kelima yang bergulir di Quang Ninh Exhibition Center, mulai Jumat pagi.

Pecatur putri WIM Dewi berhasil mengalahkan wakil tuan rumah WGM Hoang Thi Bao Tram. Kemenangan ini membuat WIM Dewi berada di puncak klasemen dengan mengantongi 3,5 poin.

Dia untuk sementara unggul tie break dari WGM Vo Thi Kim Phung (Vietnam), WIM Jan Jodilyn Fronda (Filipina), IM Irene Sukandar Kharisma (Indonesia), dan Hoang Thi Bao Tram (Vietnam) yang mengantongi poin sama.

Baca juga: Menang perang saudara, Ervan memimpin catur klasik SEA Games 2021

Selanjutnya, WIM Dewi akan berhadapan dengan WIM Azhar Puteri Munajjah Az-Zahraa dari Malaysia pada babak keenam yang dijadwalkan bergulir pukul 16:00 waktu setempat.

Sementara IM Irene akan melanjutkan perjalanannya dengan menghadapi WGM Vo Thi Kim Phung (Vietnam). Sebelumnya atau pada babak kelima, IM Irene mengalahkan WFM Tan Li Ting dari Malaysia.

Pada sektor putra, IM Mohamad Ervan juga masih berada di puncak klasemen catur klasik dengan mengoleksi 4,0 poin. Hasil ini diraih setelah remis melawan GM Nguyen Ngoc Truong Son (Vietnam) pada babak kelima.

Dengan hasil tersebut, IM Ervan berada di puncak. Sementara GM Nguyen Ngoc Truong Son berada di urutan kedua dengan 3,5 poin. IM Yeoh Li Tian dari Malaysia di bawahnya dengan mengantongi poin yang sama dan pada babak keenam akan berhadapan dengan IM Ervan.

Sementara wakil Indonesia lainnya GM Novendra Priasmoro ​​​​​​​berada di urutan ketujuh dengan mengantongi 2,0 poin. Pada babak kelima, dia kalah dari IM Tin Jingyao (Singapura). Selanjutnya GM Novendra ​​​​​​​akan berhadapan dengan IM Nay Oo Kyaw Tun (Myanmar) pada babak keenam.

Baca juga: Novendra tantang unggulan pertama di babak ketiga catur SEA Games

Baca juga: Dewi Citra dan Novendra pimpin klasemen catur standar hari pertama

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022