Bima Perkasa Jogja punya presiden dan pelatih baru hadapi IBL 2023

Misi saya pribadi ingin memperbaiki prestasi klub musim lalu

Jakarta (ANTARA) – Bima Perkasa memperkenalkan presiden dan pelatih baru menyusul kegagalan tim asal D.I. Yogyakarta itu dalam Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim 2022.

Bima Perkasa menutup fase reguler IBL 2022 pada peringkat terakhir klasemen dengan hanya meraih tiga kemenangan dari 22 gim yang dimainkan.

Bima Perkasa sebetulnya telah menunjuk Kartika Siti Aminah sebagai pelatih kepala pada Januari lalu atau menjelang seri kedua IBL 2022. Dia ditunjuk untuk menggantikan Dean Murray yang dipecat usai Bima Perkasa menelan empat kekalahan pada seri pertama musim ini.

Baca juga: Raffi Ahmad sebut Pelita Jaya lawan kuat RANS PIK di playoff IBL

Namun kedatangan Kartika juga tak membuahkan hasil positif bagi tim. Bima Perkasa gagal mengulang pencapaian musim lalu ketika Indra Muhammad dkk. berhasil menembus playoff IBL 2021 saat masih dilatih David Singleton, yang kini menangani Prawira Bandung.

Bima Perkasa pun memperkenalkan jajaran manajemen dan pelatih baru untuk bertarung bersama pemain mengarungi kompetisi musim depan. Hady Efendy ditunjuk untuk mengisi kursi presiden klub, menggantikan Edy Wibowo. Pria yang sempat menjadi dosen di Universitas Hasanuddin itu bukan sosok baru di dunia basket Indonesia.

Hady merupakan pengelola Pancasona Basketball di Cimahi yang diisi banyak pemain remaja. Selain mengasah teknik, Hady juga mengedepankan mental dengan mengajak pemain muda uji coba di luar Cimahi. Hady juga cukup lama menjadi bagian dari manajemen Satya Wacana Salatiga, salah satu peserta IBL.

Baca juga: IBL rilis harga tiket playoff di Bandung mulai dari Rp30.000

“Misi saya pribadi ingin memperbaiki prestasi klub musim lalu. Musim depan playoff lalu ketika sudah sampai sana, baru kita pasang target selanjutnya. Untuk musim depan, saya tegaskan semua pemain harus main dengan hati. Demi Yogyakarta,” tutur Hady dikutip laman resmi IBL.

Adapun kursi kepelatihan dipercayakan kepada Efri Meldi. Dia merupakan pelatih yang berperan melahirkan pebasket-pebasket Indonesia, seperti Respati Ragil Pamungkas, Adree Adriano, Henry Lakar, Anthony Erga, dan Casio Manuputty.

Efri Meldi sebelumnya menangani Tangerang Hawks pada IBL 2022 setelah menghabiskan kariernya di Satya Wacana Salatiga selama beberapa tahun.

“Latihan akan berat. Ada try out, entah di dalam atau luar negeri agar mereka benar-benar siap menghadapi musim. Latihan juga sudah kami mulai tiga pekan lalu,” katanya.

Baca juga: IBL ingin mantapkan kompetisi utama sebelum rancang liga pengembangan

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022